SIWALIMA.id > Berita
Tes Urine Personel Polda Maluku, Ini Hasilnya
Online | Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 13:58 WIT

AMBON, Siwalima.id – Sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal, sekaligus memperkuat komitmen menjaga integritas dan profesionalisme personel, maka Polda Maluku melaksanakan pemeriksaan urine.

Kabid Profesi dan Pengamanan Polda Maluku, Kombes Indera Gunawan menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan bersama Bidang Propam, Kamis (15/1).

Sasaran pemeriksaan meliputi, personel Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan Biro Operasi (Biro Ops) Polda Maluku. 

"Sebanyak 42 sampel urine diperiksa menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) Multi Drug 6 in 1 yang mampu mendeteksi enam jenis zat, yakni amphetamine, benzodiazepine (BZO), cocaine, methamphetamine, morphine, dan THC dan hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif,” jelas Kombes Indera dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Jumat (16/1).

Pemeriksaan urine ini menurut Kombes Indra, merupakan bagian dari pengawasan internal berkelanjutan, dan tidak bersifat insidental.

“Pemeriksaan urine ini merupakan bentuk komitmen Polda Maluku dalam menjaga disiplin, integritas, dan keteladanan personel. Pengawasan harus dimulai dari dalam agar anggota Polri benar-benar bersih dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tulis Kombes Indera.

Ia mengaku, pemeriksaan seperti ini, akan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh personel di masing-masing satuan kerja. Untuk kali ini dimulai dengan sasaran Itwasda dan Biro Operasi, selanjutnya akan menyasar satuan kerja lainnya.

Senada dengan Kombes Indera, Kabid Dokkes Polda Maluku dr M Faizal Zulkarnae menambahkan, pemeriksaan dilakukan secara profesional dan sesuai standar medis.

“Alat RDT Multi Drug 6 in 1 memiliki tingkat akurasi tinggi. Dari 42 sampel yang diperiksa, seluruhnya negatif. Ini menunjukkan kondisi personel yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.

Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah preventif penting untuk menjaga kesiapan fisik dan mental personel, dalam menjalankan tugas kepolisian.

Polda Maluku menegaskan, pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pencegahan, pengawasan dan pembinaan internal. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Polri dalam mewujudkan institusi yang Presisi, bersih, dan berintegritas.

Upaya tersebut juga menjadi pesan tegas, bahwa Polda Maluku menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan internal maupun dalam penegakan hukum di tengah masyarakat.(S-25)

BERITA TERKAIT