SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Telorkan 1.340 Sarjana
Pendidikan | Kamis, 29 Januari 2026 pukul 13:44 WIT

AMBON, Siwalima.id - Universitas Pattimura Ambon mewisuda sebanyak 1.340 lulusan pada Rabu (28/1).

Wisuda berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti untuk program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor periode Januari 2026 yang digelar di Auditorium Unpatti.

Ribuan lulusan tersebut diwisu­da­kan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unpatti Nomor 2469/UN13/SK/2025 tentang Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister periode Ja­nuari 2026 yang ditetapkan pada 23 Desember 2025.

Adapun lulusan yang diwisuda terdiri atas 958 sarjana, 304 lulusan profesi guru, dan 78 lulusan magister. Sebanyak 38 lulusan meraih predikat cumlaude, masing-masing 7 lulusan sarjana dan 31 lulusan magister.

Selain itu, terdapat 25 lulusan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Ke­pu­lauan Aru dan 26 lulusan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya yang turut diwisuda.

Rektor Unpatti, Fredy Leiwaka­bessy, dalam sambutannya menyam­paikan, mu­lai tahun 2026, Unpatti resmi menerapkan empat kali wisuda dalam setahun, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober.

“Ini pertama kalinya dalam sejarah Unpatti. Kebijakan ini menyesuai­kan dengan jumlah mahasiswa baru yang setiap tahun mencapai sekitar 6.000 orang dan rata-rata lulusan per periode wisuda sekitar 1.500 orang,” ujar Rektor.

Ia juga menyebutkan, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), jumlah mahasiswa Unpatti saat ini mencapai sekitar 34.000 mahasiswa, dengan 28.000 mahasiswa aktif pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

Rektor menegaskan, Unpatti terus melakukan pembenahan untuk me­ningkatkan mutu akademik, baik melalui peningkatan akreditasi program studi, penguatan riset yang ber­dampak pada masyarakat, mau­pun kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat nasional dan internasional. “Kami tidak ingin hanya diakui se­cara nasional, tetapi juga diperhi­tungkan di tingkat global,” kata dia.

Rektor juga berpesan kepada 1.340 wisudawan agar terus belajar dan mampu memanfaatkan tekno­logi seba­gai alat untuk menciptakan solusi, bu­kan sekadar menjadi kon­sumen inovasi di era digital.

“Di era digital yang sangat dina­mis, ijazah mungkin membantu mendapat­kan pekerjaan pertama, tetapi kemam­puan untuk terus belajar akan menjaga relevansi kalian di masa depan. Jadikan teknologi sebagai alat untuk mencip­takan solusi, bukan sekadar menjadi kon­sumen inovasi,” ujarnya.

Sejalan dengan visi “Unpatti Ung­gul dan Bersinar Menuju World Class University”, Rektor menegas­kan komitmen universitas dalam me­ningkatkan mutu akademik melalui tiga fokus utama, yakni peningkatan akreditasi unggul dan internasional, penguatan riset yang berdampak pada kesejahteraan masya­rakat, serta kolaborasi lintas sektor.

Ketua Senat Universitas Patti­mura (Unpatti), S. E. M. Nirahua, mengingat­kan para wisudawan agar tetap tangguh dan optimistis meng­hadapi tantangan kehidupan sete­lah menyelesaikan studi. “Spirit kehidupan terbentuk dari motivasi diri, keluarga, dan ling­kungan. Namun jika spirit dalam diri kita lebih kuat, maka kita akan tetap tegap meski badai kehidupan menghantam,” ujar Nirahua.

Nirahua juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan salah satu wisudawan lulusan Program Studi Manajemen Fa­kultas Ekonomi dan Bisnis, yang meni­nggal dunia. Dimana kedua orang tua almar­humah hadir mewakili putri mereka yang wafat sebelum wisuda.

“Kita berduka atas kepergian salah satu wisudawan, namun kita per­caya kasih Tuhan menyertai ke­luarga yang ditinggalkan,” katanya.

Di tengah suasana haru tersebut, Nirahua menyampaikan bahwa wi­suda periode Januari 2026 juga men­catat prestasi membanggakan, de­ngan 38 wisudawan meraih predikat cum laude, terdiri dari 7 lulusan sarjana dan 31 lulusan magister.

Mesin Kecerdasan

Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menegaskan perguruan tinggi di Maluku tidak hanya berpe­ran mencetak sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi sekaligus penjaga perda­maian di daerah. “Setiap tahun perguruan tinggi di Maluku meluluskan generasi muda dengan kecerdasan dan inte­lektual yang mumpuni. Pemerintah di semua level terus berupaya menye­diakan lapangan kerja bagi para lulusan ini,” kata Vanath.

Wagub juga mengajak agar selu­ruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga Maluku tetap aman dan damai, sehingga anak-anak Ma­luku tidak perlu mencari pendidikan ke luar daerah dan potensi ekonomi daerah dapat terus berkembang.(S-25) 

BERITA TERKAIT