AMBON, Siwalima.id - Universitas Pattimura Ambon mewisuda sebanyak 1.340 lulusan pada Rabu (28/1).
Wisuda berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti untuk program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor periode Januari 2026 yang digelar di Auditorium Unpatti.
Ribuan lulusan tersebut diwisudakan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unpatti Nomor 2469/UN13/SK/2025 tentang Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister periode Januari 2026 yang ditetapkan pada 23 Desember 2025.
Adapun lulusan yang diwisuda terdiri atas 958 sarjana, 304 lulusan profesi guru, dan 78 lulusan magister. Sebanyak 38 lulusan meraih predikat cumlaude, masing-masing 7 lulusan sarjana dan 31 lulusan magister.
Selain itu, terdapat 25 lulusan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kepulauan Aru dan 26 lulusan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya yang turut diwisuda.
Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, dalam sambutannya menyampaikan, mulai tahun 2026, Unpatti resmi menerapkan empat kali wisuda dalam setahun, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober.
“Ini pertama kalinya dalam sejarah Unpatti. Kebijakan ini menyesuaikan dengan jumlah mahasiswa baru yang setiap tahun mencapai sekitar 6.000 orang dan rata-rata lulusan per periode wisuda sekitar 1.500 orang,” ujar Rektor.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), jumlah mahasiswa Unpatti saat ini mencapai sekitar 34.000 mahasiswa, dengan 28.000 mahasiswa aktif pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.
Rektor menegaskan, Unpatti terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan mutu akademik, baik melalui peningkatan akreditasi program studi, penguatan riset yang berdampak pada masyarakat, maupun kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat nasional dan internasional. “Kami tidak ingin hanya diakui secara nasional, tetapi juga diperhitungkan di tingkat global,” kata dia.
Rektor juga berpesan kepada 1.340 wisudawan agar terus belajar dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menciptakan solusi, bukan sekadar menjadi konsumen inovasi di era digital.
“Di era digital yang sangat dinamis, ijazah mungkin membantu mendapatkan pekerjaan pertama, tetapi kemampuan untuk terus belajar akan menjaga relevansi kalian di masa depan. Jadikan teknologi sebagai alat untuk menciptakan solusi, bukan sekadar menjadi konsumen inovasi,” ujarnya.
Sejalan dengan visi “Unpatti Unggul dan Bersinar Menuju World Class University”, Rektor menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan mutu akademik melalui tiga fokus utama, yakni peningkatan akreditasi unggul dan internasional, penguatan riset yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.
Ketua Senat Universitas Pattimura (Unpatti), S. E. M. Nirahua, mengingatkan para wisudawan agar tetap tangguh dan optimistis menghadapi tantangan kehidupan setelah menyelesaikan studi. “Spirit kehidupan terbentuk dari motivasi diri, keluarga, dan lingkungan. Namun jika spirit dalam diri kita lebih kuat, maka kita akan tetap tegap meski badai kehidupan menghantam,” ujar Nirahua.
Nirahua juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan salah satu wisudawan lulusan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang meninggal dunia. Dimana kedua orang tua almarhumah hadir mewakili putri mereka yang wafat sebelum wisuda.
“Kita berduka atas kepergian salah satu wisudawan, namun kita percaya kasih Tuhan menyertai keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
Di tengah suasana haru tersebut, Nirahua menyampaikan bahwa wisuda periode Januari 2026 juga mencatat prestasi membanggakan, dengan 38 wisudawan meraih predikat cum laude, terdiri dari 7 lulusan sarjana dan 31 lulusan magister.
Mesin Kecerdasan
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menegaskan perguruan tinggi di Maluku tidak hanya berperan mencetak sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi sekaligus penjaga perdamaian di daerah. “Setiap tahun perguruan tinggi di Maluku meluluskan generasi muda dengan kecerdasan dan intelektual yang mumpuni. Pemerintah di semua level terus berupaya menyediakan lapangan kerja bagi para lulusan ini,” kata Vanath.
Wagub juga mengajak agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga Maluku tetap aman dan damai, sehingga anak-anak Maluku tidak perlu mencari pendidikan ke luar daerah dan potensi ekonomi daerah dapat terus berkembang.(S-25)