BULA, Siwalima.id - Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Bula, memastikan kesiapan operasional di Pelabuhan Bula.
Kepala UPP Kelas III Bula, Jonly Arnold Pentury mengaku, berbagai langkah teknis dan koordinasi telah dimatangkan, guna mengantisipasi lonjakan penumpang tahunan yang diprediksi meningkat signifikan di tahun ini .
“Kesiapan angkutan lebaran kami sendiri di Pelabuhan Bula sudah menyiapkan fasilitas terminal, gudang dan dua dermaga dengan kapasitas panjang sekitar 60 meter tipe finger, di mana dalam satu pelayanan bisa bersabdar 4 kapal,” ujar Pentury kepada Siwalima.id di ruang kerjanya, Kamis (12/3) sore
Menurutnya, rata-rata setiap kapal yang bersandar di Pelabuhan Bula melaksanakan embarkasi maupun debarkasi paling sedikit 2 jam
Untuk angkutan laut sendiri, 8 unit kapal yang singgah di Pelabuhan Bula, dimana enam unit itu adalah pelayanan perintis sementara dua unit adalah pelayanan swasta yang homebesnya itu di Sorong yakni KM Fajar Indah II serta KM Cantika Lestari 6E yang homebesnya di Ambon.
Ia menyebutkan, Adapun rute kapal yang biasanya cukup padat yaitu Ambon, Bula, Geser dan Gorom serta Kesui , namun diperkirakan sebelum hari H pelaksanaan Idul Fitri, masih ada satu unit kapal lagi ke arah Geser dan Gorom sesuai dengan jadwal yang terupdate.
"Untuk jumlah penumpang arus mudik tahun ini, dipastikan akan meningkat pada kisaran 10 sampai 30 persen, dimana dibandingkan dnegan tahun kemarin ada peningkatan sekitar 30 persen,” jelas Pentury.
Selain itu kata Pentury, pada Jumat (13/3), UPP Kelas III Bula juga akan membuka posko angkutan lebaran terpadu tahun 2026.
“Posko angkutan lebaran terpadu aka mulai beroperasi 13-30 maret nanti,” papar Pentury.
Ia memastikan, seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi siap pakai untuk mendukung kelancaran operasional kapal di Pelabuhan Bula.(S-27)