AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa warning ancaman penimbunan bahan pokok selama Natal dan Tahun Baru.
Gubernur menegaskan, persediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, ayam, bawang, dan cabai berada pada level cukup aman untuk tiga bulan ke depan.
Meskipun aman, namun jajaran pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota harus mewaspadai potensi praktik penimbunan oleh pihak-pihak tertentu.
“Kadang barang ada di gudang tapi disembunyikan sehingga pasokan terganggu, harga melonjak. Ini praktik mafia dan tidak boleh terjadi di bumi Maluku,” ujar gubernur dalam keterangan tertulisnya kepada Siwalima, Sabtu (6/12).
Untuk memastikan tidak ada penimbunan, Gubernur meminta satgas pangan yang berisikan Polda Maluku, BPOM dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan secara ketat di pasar-pasar dan gudang distributor bahan pokok.
Gubernur mengakui, TNI-Polri yang selama ini bekerja secara terstruktur untuk menjaga stabilitas pasokan bahan pokok dan harga tetap terjaga, namun menjelang natal dan tahun baru harus tetap waspada.
Jika kedapatan ada pihak tertentu yang sengaja melakukan penimbunan bahan pokok, Gubernur meminta agar dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku sehingga ada efek jera.
“Karena bahan pokok tersedia aman. Belilah secukupnya. Kita jaga bersama agar ekonomi tetap sehat,” ujar Gubernur.
Gubernur memastikan telah menginstruksikan perluasan Gerakan Pangan Murah (GPM), baik di titik-titik yang sebelumnya sudah dilakukan maupun melalui kegiatan mobile, sehingga diha-rapkan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, sehingga dampaknya lebih tepat guna. (S-20)